klik di sini !!!!

Search This Blog

Saturday, January 23, 2010

Antara Kimia dan Cinta

Secara ilmiah, perasaan cinta dan kasih sayang yang timbul antara dua orang yang berlainan jenis tidak terlepas dari peranan senyawa-senyawa kimia yang membentuk rasa cinta diantara keduanya. Salah satu senyawanya adalah senyawa feromon.




Senyawa Feromon



Istilah feromon (pheromone) berasal dari bahasa Yunani yaitu phero yang artinya “pembawa” dan mone “sensasi”. Senyawa feromon sendiri didefinisikan sebagai suatu subtansi kimia yang berasal dari kelenjar endokrin dan digunakan oleh mahluk hidup untuk mengenali sesama jenis, individu lain, kelompok, dan untuk membantu proses reproduksi.



Senyawa feromon pada manusia terutama dihasilkan oleh kalenjar endokrin pada ketiak, wajah (pada telinga, hidung, dan mulut), kulit, dan kemaluan dan akan aktif apabila yang bersangkutan telah cukup umur (baligh). Sifat dari senyawa feromon sendiri adalah tidak dapat dilihat oleh mata, volatil (mudah menguap), tidak dapat diukur, tetapi ada dan dapat dirasakan oleh manusia. Senyawa feromon ini biasa dikeluarkan oleh tubuh saat sedang berkeringat dan dapat tertahan dalam pakaian yang kita gunakan. Menurut para peneliti dan psikolog, senyawa feromon dapat mempengaruhi hormon-hormon dalam tubuh terutama otak kecil manusia dan diklaim mempunyai andil dalam menimbulkan rasa ketertarikan manusia pada manusia yang lain, baik itu perasaan cinta, suka, gairah seksual, siklus haid, atau bahkan saat memilih mana orang yang dapat dijadikan teman yang cocok.



Cara Kerja Feromon



Senyawa feromon dapat menimbulkan rasa ketertarikan antara dua orang berlainan jenis dengan bekerja layaknya inisiator/pemicu dalam reaksi-reaksi kimia. Prosesnya adalah ketika dua orang berdekatan dan bertatapan mata, maka feromon yang kasat mata dan volatil, akan tercium oleh organ tubuh manusia yang paling sensitif yaitu vomeronasalorgan (VNO) yaitu organ dalam lubang hidung yang mempunyai kepekaan ribuan kali lebih besar daripada indera penciuman. Organ VNO ini terhubung dengan hipotalamus pada bagian tengah otak melalui jaringan-jaringan syaraf.



Setiap feromon berhembus dari tubuh, maka senyawa ini akan tercium oleh VNO dan selanjutnya sinyal ini akan diteruskan ke hipotalamus (yang mengatur emosi manusia) agar memberikan respon/tanggapan. Tanpa perlu menunggu lama hanya setiap sepersepuluh ribu detik, maka akan ada respon dari otak melalui perubahan psikologis tubuh manusia baik itu perubahan pada detak jantung (berdetak lebih kencang), pernafasan (beraturan atau tidak), temperatur tubuh (panas dingin), nafsu, peningkatan pada kalenjar hormon baik itu kalenjar keringat, dan kerja dari produksi hormon testoteron (pada laki-laki) atau hormon esterogen (pada wanita).



Faktor Senyawa Kimia Lain



Pada dasarnya proses pemberian respon dari hipotalamus untuk melakukan perubahan psikologis emosi saat berdekatan dengan orang yang dikasihi tidaklah sesederhana yang dibayangkan. Disini setelah senyawa feromon bertindak sebagai inisiator, maka selanjutnya hipotalamus akan merangsang pembentukan senyawa kimia lain yaitu senyawa phenyletilamine (PEA), dopamine, nenopinephrine, senyawa endropin, dan senyawa oksitosin. Senyawa-senyawa inipun akan bertindak sesuai fungsinya masing-masing. Senyawa PEA, dopamine, dan nenopinephrine memberikan respon tersipu-sipu atau malu ketika berpandangan dengan orang yang dicintai. Senyawa Endropin akan menimbulkan perasaan aman, damai, dan tentram. Sedangkan senyawa oksitosin berperan dalam membuat rasa cinta itu rukun dan mesra diantara keduanya.



Selanjutnya efek dari senyawa feromon dan senyawa-senyawa kimia lain terhadap tubuh manusia dapatlah disamakan dengan efek narkoba. Senyawa-senyawa ini akan membuat seseorang kecanduan sehingga ingin melihat pasangannya atau orang idamannya sesering mungkin. Perasaan jatuh cinta ini selang beberapa waktu akan menghilang sedikit demi sedikit. Hal ini disebabkan produksi senyawa tersebut tidak berlangsung terus menerus, kemampuan tubuh menghasilkan senyawa itu mulai berkurang setelah dua sampai empat tahun. Akibatnya, rasa tertarik pada seseorang pun mulai meluntur, terutama ketika tubuh tidak lagi memenuhi kebutuhan PEA. Pada saat rasa ketertarikan itu kian meluntur, maka otak akan tetap berusaha untuk memproduksi senyawa oksitosin selama kedua pasangan berusaha untuk saling menyayangi dan setia.

THE mEAnINg Of lOVe

What is love NOT?

Possessiveness is not love
Jealousy is not love
Lust is not love
Fear is not love
Keeping people all to yourself is not love
Expecting something from someone is not love

Real love is unconditional. All other “forms” of love are not really love. Most parents and kids don’t love each other, most people in relationships don’t love each other, most people on the planet never experience unconditional love in their entire lives… or at least it sure looks that way.

To love someone unconditionally means that you love the person exactly as they are, exactly as they were before, and exactly as they will be in the future – because people change all the time, so if you love the person, you will love them even if they become something you disagree with. How many parents can say that about their kids? How many people can say that about their “lover”? Love is not about you or your pleasure or your amusement. It’s not about what you get out of it or what the other person can give to you. It’s not about having a trophy you can show off with and tell people “This is *MY* girlfriend/boyfriend/wife/husband/son/daughter/whatever”. You do not “own” anyone. It’s not about you feeling ‘proud’ to be with someone who always agrees with everything you say and do and never does anything you disagree with. Unconditional love means that the person can just live their life exactly as they choose and you will always be there for them no matter what.

So, how does unconditional love fit in with relationships and marriage and sex and all that stuff the whole world keeps going crazy over? It doesn’t, really. It doesn’t “fit” in anywhere. Relationships are like trying to put love into a box and keep it there, except love is infinitely sized, and the box is… well, there is no box large enough. And a normal, conventional marriage is quite possibly the worst possible way to show someone how much you love them.

Unconditional love is more of a spiritual thing. It’s not bound by physical things, like blood relations and the desire to procreate. It has nothing whatsoever to do with sex. Most people are in relationships because they’re horny and/or lonely, even if they genuinely think they love the other person. But if the person they “love” suddenly lost their “equipment” for whatever reason, would they still want to be with that person? Would they get jealous if the person they “love” wanted to spend time with other people as well? Relationships based on needs are not unconditional.

In order to truly understand love, you must first forget everything you have ever learned about it from society and anyone else (including what I just said). You are the only person who can tell you what love is. The only reason I’m writing all this stuff is because people always try to fit “love” in with things like dating, relationships and marriage and all that. You can’t make any sense of it if you keep doing that. You have to get rid of everything you think you know first.
The Meaning of Love is proudly powered by WordPress using the

everything about woman

This beautiful moment

Take in the beauty of this moment and let it fill you. But do not try to hold it. For as soon as you seek to possess it, the beauty is lost. When you grasp it too tightly, you lose the ability to experience it.

Let this beautiful moment flow toward you, and then let it flow away from you as the next moment comes to take its place. Allow the beautiful experience of life to be born again and again.

The real value of this moment is in the way you live it. Live it fully, lovingly, gratefully, and there is no need to hold on to it, for the best of it will always be a part of you.

Each moment offers its own special treasure. Let go of your need to judge, to analyze, to possess, and simply experience the wonder that is yours right now.

You are free in this moment to live, to create, to give, to grow. Lovingly open your eyes to the abundant possibilities, and dive gently into this beautiful moment.

kemana

huft,,,,pusingnya abis ujian2. mo refreshing, tapi bimgung mo kemana??? yach... dasarnya cuman pendatang di Solo jadi gag ngerti tempat2 yang asyik bwat nge-refresh otak. bisa nya cuman shoping mata jalan2 ke solo grand mall ma pgs.
liburan yang gag mutu,,,hahaha,,,,mo kemana lagi selain kesana?? yang gampang di jangkau cuman tempat itu. hahaha,,,namanya juga cewek... makhluk indah satu ini kebanyakan hobbinya shopping,,jadi low jalan2 ke tempat2 blanja mesti lumayan agak bisa jernih lagi otaknya low gag gitu bisa dpat efek tambah pusing karena gag bisa beli barang bagus yang di lihat.

Friday, January 22, 2010

at TawaNgmaNgU


first time

pertma kalinya punya blog,,,,hahahahaha,,,,bingung mo nulis apa??? yah cukup sekian lah,,,besog diisi lagi dengan tema yang bagus,,,,selamat datang di blog ku,,,(^-^)